Pemukiman Warga Di Mojoagung Terendam Air Setinggi 2 Meter

JOMBANG, rednews.co.id – Banjir setinggi 2 meter merendam ratusan rumah warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademanagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Minggu (14/2) malam.

Kepala Dusun Kebondalem, Erwan Susanto mengatakan, sebelum air naik terjadi hujan lebat dihulu selama hampir empat jam. Akibatnya, dua sungai besar yang berada disebelah timur dan barat Desa setempat tidak bisa menampung debit air yang terus meningkat, sehingga meluap dan masuk ke pemukiman warga.

“Tadi sejak jam 4 sore hujan di Wonosalam, sampai jam 7 malam. Terus sekitar jam 8 malam, air mulai naik dan meluap ke permukiman, khususnya di desa Kademangan ini,” kata Erwan.

Erwan menjelaskan, lokasi kampungnya dihimpit dua sungai besar. Di sebelah barat ada sungai catak banteng aliran dari sungai Konto Kandangan, dan sebelah timur sungai Pancir Gunting aliran dari Wonosalam. “Jadi kalau di hulu hujan deras, sungainya meluap dan masuk ke permukiman penduduk sini,” terangnya.

Akibat luapan sungai itu, empat Desa di Kecamatan Mojoagung, yakni, Desa Mancilan, Betek, Karobelah dan Kademangan terendam air. Dan yang terparah, dengan ketinggian air mencapai 2 meter terjadi di Desa Kademangan.

“Di Kademangan ketinggian air sampai dua meter. Karena ini juga variatif, jadi yang terdalam itu dua meter. Di dalam rumah itu yang terdalam 50 sampai satu meter,” ungkapnya.

Hingga pukul 21.30 Wib, sambungnya, tercatat 618 rumah warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan yang tergenang banjir. Jumlah itu belum dari desa lain yang turut terkena banjir. Sejumlah warga pun, terlihat mulai mengungsi ke balai desa setempat.

“Untuk warga yang mengungsi di posko balai desa, ada 7 orang lansia, anak anak 16 orang, dan 13 orang dewasa. Lainnya ke tempat saudaranya yang tidak terdampak,” pungkas Erwan Susanto.

Pantauan dilokasi, terlihat anggota BPBD Kabupaten Jombang, Koramil dan Polsek Mojoagung dibantu sejumlah anggota relawan Semar, Gatana serta Tagana untuk melakukan evakuasi puluhan warga yang rumahnya terendam banjir menggunakan satu perahu.(jang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *