NGANJUK Rednews.co.id Memperingati Hari Pers Nasional,PWI Nganjuk, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Nganjuk bersama Komunitas Pecinta Sejarah Nganjuk (Kotasejuk) melakukan reboisasi dan peliaran hewan di wilayah Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (11/2/2022).
Kegiatan sosial itu melibatkan sejumlah karyawan Perhutani setempat, jurnalis, siswa sekolah dan puluhan warga masyarakat.
Mereka yang terlibat dalam kegiatan itu nampak antusias menanam ribuan jenis pohon, untuk menghijaukan areal tebing. Menebar Ribuan ikan di perairan sungai dan juga melepas liarkan ratusan burung diarea hutan. Kegiatan peduli lingkungan, sekaligus sebagai antisipasi terjadinya tanah longsor dan jenis bencana alam lainnya.
Disela sela acara, Administratur KPH Nganjuk, Wahyu Dwi Hadmojo, kepada jurnalis menuturkan, kegiatan peduli lingkungan tersebut dimaksudkan sekaligus untuk ikut memperingati HPN dan ulang tahun PWI.
“Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati hari pers nasional, dengan menanam pohon dan pelepas liaran hewan. Tujuannya untuk menyelamatkan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan,” tutur Wahyu Dwi Hadmojo.
Terkait jenis pohon yang ditanam pada acara itu, KPH Nganjuk, Wahyu Dwi Hadmojo, mengatakan terdapat bermacam jenis pohon diantaranya beringin, trembesi dan berbagi jenis tanaman rimba.Sedangkan jenis hewan yang diliarkan,terdapat bermacam jenis ikan,lele, nila, mujaer dan jenis ikan lainnya.
Yang terakhir dan terpenting kita harapkan dari kegiatan tersebut, menurut Wahyu Dwi Hadmojo, mudah mudahan semua jerih payah yang dilakukan bersama sama itu membuahkan hasil dan tidak sia sia.
“Mudah mudahan semua pohon yang kuta tanam bersama sama ini kelak bisa tumbuh dan berkembang. Jika tumbuh dengan baik maka hutan akan dapat menyimpan air, mencegah erosi serta mencegah tanah longsor,” pungkas Wahyu Dwi Hadmojo.
Kajari Nganjuk, Nophy Tennophero South, SH, MH, selaku Pembina Kotasejuk menilai, kegiatan tersebut sebagai momentum bagi semua lapisan masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan.
“Jadi, bersama sama kita jaga lingkungan. Bukan merusak, mencuri atau membinasakan dengan cara cara yang melawan hukum,” ujar Nophy Tennophero South.
Ketua PWI Nganjuk Andik Sukaca mengatakan, kegiatan penanaman bibit pohon, menebar bibit ikan ke sungai, dan melepas satwa burung ini merupakan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 PWI.
“Pada tahun kemarin telah terjadi bencana longsor dan bencana banjir semoga dengan Kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat lintas geberasi mulai anak muda dan orang tua agar cinta lingkungan” terang andik.
Sementara jumlah bibit yang ditanam sebanyak 1000 batang dengan berbagai jenis, satwa yang dilepas sebanyak 150 burung, dan 6 ribu ekor bibit ikan. (Gus)

