Kang Giri, Tidak Ada Embel-Embel Apalagi Rupiah

Kang Giri, Tidak Ada Embel-Embel Apalagi Rupiah
PONOROGO rednews.co.id- Pemerintahan Kang Giri gelar mutasi kembali 326 pejabat pada gelpmbang II yang yang dihadiri segenap undangan dan OPD, berlangsung di Pendopo Kabupaten pada hari Jumat, (11/2/2022).
Mutasi di gelombang lanjutan ini sudah direncanakan beberapa bulan yang lalu dan seharusnya sudah dilakukan dua minggu yang lalu, berhubung karena pertimbangan yang matang maka baru dilaksanaka, Kata Kang  Giri
Dalam mutasi kali ini, kang Giri merilis 9 nama pejabat hasil asesment, yang resmi menduduki kursi eselon II di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kosong, serta dua pejabat Eselon II yang di mutasi.

Diantaranya, Dyah Ayuh Puspitaningarti sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Juda Slamet Sarwo Edi Kepala Disbudparpora, Joko Waskito Kepala DPM-PTSP, Nurhadi Hanuri Kepala Dinas Pendidikan, Masun Kepala Dispertahankan, Eko Edi Suprapto Sekertaris Dewan (Sekwan), Joni Widarto Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Gulang Winarno Kepala Dinsos -P3A,  Seni Kepala DLH, Najib Susilo Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik, Hadi Prayitno Kepala DPMD.

Tak hanya mengangkat 9 pejabat Eselon II baru dan memutasi 2 pejabat Eselon II. Kang Giri juga menunjuk dr Yunus Mahatma sebagai Direktur RSUD Dr Harjono Ponorogo periode 2022-2026 menggantikan Direktur saat ini dr Made Jeren.selain itu tak hanya melantik 11 eselon II dan Direktur RSUD, namun juga memutasi 44 Eselon III, serta ratusan Kepala Sekolah di lingkup  Dinas Pendidikan.

Dalam sambutannya  Bupati yang akrab dengan sebutan Kang Giri mengatakan, dirinya merasa bersyukur kehaditat Tuhan Yang Maha Kuasa  bisa melaksanakan mutasi ratusan pejabat Pemkab yang sudah direncanakan beberapa bulan yang lalu. Dalam hal ini pihaknya menginginkan adanya percepatan di segala bidang yang luar biasa karena saat ini bersaing melawan waktu dan keadaan.

Menurut pengakuannya mutasi yang dilakukan kali ini sangat fair dan trnsparan,” tidak ada embel-embel apalagi rupiah,” Tegasnya.. Meskipun menjadi Bupati tidak mudah dan tidak murah, terkait mutasi dilakukannya secara Fair dan sangat bijak ,”karena mutasi itu terkait SDM dan masalah moral yang akan berpengaruh pada Value  baik dan tidaknya pekerjaan, ” Tegasnya.
Sementara itu Kang Giri berharap dengan mimpi besar yang dilakukannya hanya demi untuk kebaikan Ponorogo Hebat kedepan dan juga mengakui mutasi kali ini banyak pihak yang merasa tidak puas ,” Meskipun saya tempatkan ditempat yang saya rasa pas, belum tentu mereka menganggap baik, yang penting saya sudah lakukan dengan bijak dan transparan,” Katanya.
Lebih lanjut , Kang Giri berharap dan menghimbau kepada semua pejabat yang telah dilantik berusia diatas 50 tahun mencari catatan dengan berbuat baik  mengabdi kepada negara untuk kebaikan dan kemajuan  Ponorogo disisa usianya.” Saya menjamin jika semua Aparatur Sipil  ini setelah dilantik bekerja dengan on the right track di jalur yang benar, maka saya yakin Ponorogo akan hebat luar biasa,” Harapnya. Selain itu Kang Giri juga mengatakan, dirinya merasa dititipi warga kelas “A” atau ASN yang harus penuh dengan pengabdian yang loyal demi berjalannya pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut Kang Giri bersama Sekda berjanji di Refleksi Pemerintahannya yang ke 1 tahun mengundang purna PNS/ASN untuk berkumpul makan bersama , pasalnya para pensiunan telah mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya demi mengabdi untuk kebaikan Ponorogo,” Kami tiidak bisa memberikan apa-apa kepada Pensiunan, yang bisa kami berikan Penghormatan yang sebesar-besarnya karena telah berjuang dan mengabdi demi untuk kebaikan Ponorogo,” Pungkas Kang Giri. (Fery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *