
JOMBANG, rednews.co.id – Warga Desa Jati Mlerek, Kecamatan Plandaan pagi tadi Jumat (6/10) digegerkan dengan adanya mayat mengapung di bendungan air sungai brantas (Dam Karet) desa setempat.
Sejumlah relawan duterjunkan untuk mengevakuasi mayat berjenis kelakin laki-laki ini. Meskipun semula menemui kesulitan karena sulitnya medan, namun evakuasi akhirnya berhasil. “Tadi sempat kesulitan saat kita evakuasi, tapi Alhamdulillah setelah berulangkali kita coba akhirnya mayat bisa kita tarik ke tepi sungai,” kata Zaenal, salah satu relawan Birunya Cinta.
Kapolsek Plandaan AKP Akwan mengatakan, dalam pemeriksaan awal tidak ditemukan identitas korban. Dia menyebut, ciri-cirinya yakni seorang pria dengan perkiraan umur 60 tahun dan hanya mengenakan kaos hitam bertuliskan (WE RIDE TO LIVE).

“Korban hanya memakai kaos hitam dan dalam keadaan telanjang tanpa memakai celana, sudah dalam keadaan meninggal dunia dan sudah berbau,” terangnya.
Ia menambahkan, petugas kepolisian saat ini masih mencari tahu identitas korban serta menyelidiki penyebab tewasnya korban. Petugas medis masih melakukan visum et repertum pada tubuh laki laki tua tersebut.
“Untuk penyebabnya masih dalam lidik. Mayatnya sekarang masih di ruang jenazah RSUD Jombang,” pungkasnya. (jang)

