Bunda Lisdyarita Support Tambang Yang Berijin, sukseskan KDMP

Ponorogo rednews.co.id – Kegemparan dan polemik terkait tambang pasir yang terjadi beberapa bulan ini sudah mendapatkan titik terang. Tambang yang tidak beroperasi akibat dari kemarahan yang terwujud dengan protes masyarakat yang akhirnya menutup tambang yang ada.

Hal tersebut dikarenakan peringatan masyarakat tidak diindahkan peringatannya oleh para sopir dump truk yang memuat pasir tambang yang melampaui batas muatan serta ugal ugalan. Hingga pada akhirnya membuat kesulitan sopir dump truk itu sendiri dalam mencari ekonomi keluarga.

Setelah melalui beberapa proses pengaduan ke DPRD dan koordinasi dengan paguyuban tambang, terwujudlah kesepakatan yang tertulis dan tambang dimulai kembali beraktifitas pada hari Senin 19/1/2026.

Dalam hal tersebut disambut dengan antusias dan rasa empati yang tinggi oleh Forkopimda Ponorogo terutama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita yang sangat mencintai dan dicintai rakyatnya. Hal tersebut terbukti dilakukannya sidak tambang pasir di desa Wates Kecamatan Jenangan, Selasa 20/1/2026.

Plt Bupati yang akrab dengan sapaan Bunda Lisdyarita menyampaikan bahwa pihaknya mendorong dan mensupport tambang pasir yang berijin untuk tetap buka, dikarenakan Ponorogo sangat membutuhkan material pasir dalam pembangunan guna mensukseskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) dan mewujudkan kemajuan Pembangunan Ponorogo kedepan,” dengan berlangsungnya aktifitas tambang pasir yang berijin tersebut selain untuk pembangunan Ponorogo, tentunya juga bisa menambah besar PAD Ponorogo, sehingga anggaran Ponorogo bisa bertambah besar,” pungkas Bunda Rita.

Sementara itu Heru Agus H selaku pengusaha tambang tersebut menyampaikan terimakasih kepada Bunda Lisdyarita beserta rombongan yang telah sidak ke tambang tersebut, sehingga mengetahui kondisi tambang yang sebenarnya,” saya beserta semua teman paguyuban tambang pasir Se  Ponorogo mengucapkan terimakasih kepada Bunda Lisdyarita yang telah mendorong dan mensupport kami, sehingga kami dapat bekerja kembali untuk menghidupi keluarga beserta semua pekerja tambang yang ada,” ungkap Agus dengan lega. Sidak berjalan aman, lancar dan kondusif ( Wied)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *