Upaya Makin Masif, Angka Stunting di Ponorogo Tinggal Satu Digit

Ponorogo rednews.co.id – Target Bupati Sugiri Sancoko menekan angka stunting di Ponorogo pada angka paling rendah sudah harga pasti. Pemkab Ponorogo melakukan segala upaya untuk menekan kasus anak balita gagal tumbuh akibat akumulasi ketidakcukupan zat gizi itu.

Upaya masif dilakukan dengan melibatkan lintas sektoral, termasuk ormas besar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. “Kami mengajak semua unsur ikut menyelamatkan generasi penerus dari ancaman stunting,” kata Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– saat membuka Rembuk Stunting di hall Hotel Gajah Mada, Senin (27/5/2024). “Kita perlu tarik persoalan ke belakang, bagaimana pernikahan dini, kebersihan lingkungan, dan ketercukupan gizi menjadi penyebab stunting,” imbuhnya.

Kang Bupati menginginkan penanganan stunting dari pangkal sampai ujung. Mulai kesiapan pasangan muda memiliki anak, pemantauan selama bayi dalam kandungan, hingga pengetahuan orang tua tentang pola asuh anak yang benar. “Kalau bicara kualitas generasi penerus juga menyangkut pembentukan moral anak,” jelasnya.

Menurut Kang Bupati, prevalensi angka stunting di Ponorogo pada semester pertama 2024 tinggal 9,3 persen. Penurunannya cukup drastis dari 21 persen pada 2021 lalu turun 14,2 persen (2022). Target yang realistis jika Kang Bupati pasang angka stunting di kisaran 5 persen. “Bukannya ingin seperti kejar nila rapor. Tapi semakin kecil prevalensi stunting, maka semakin bagus kualitas generasi penerus,” terangnya. (Fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *