JOMBANG,rednews.co.id – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan Honda Sonic terjadi di Jalan Raya Karangmenjangan, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 14.15 WIB. Atas kejadian tersebut, dua pengendata motor meninggal dunia.
Dua pengendara motor yang meninggal adalah Nanang Taufiqorrohman (41) pengendara sepeda motor Honda Beat nopol S-5750-NAP, warga Desa Legok Kecamatan gempol Kabupaten Pasuruan dan Prima Erick Wicaksono (39) pengendara Ojek Online (Ojol) yang mengendarai sepeda motor Honda Sonic nopol S-6086-TU warga Desa/Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.
Salah satu saksi mata, Abidin (38) mengatakan, kecelakaan bermula ketika Honda Beat berjalan dari arah selatan (Mojowarno) ke utara (Mojoagung). Sesampai di lokasi diduga mendahului kendaraan di depannya. Namun haluan yang diambil oleh Nanang terlalu ke kanan.
Sehingga menabrak sepeda motor Honda Sonic yang berjalan dari arah berlawanan. Benturan keras terjadi. Pengemudi Honda Beat, Nanang, dan pengemudi Honda Sonic, Prima, sama-sama terpental. “Jadi kedua motor bertabrakan dan benturannya tadi terdengar sangat keras. Sepertinya ada yang meninggal,” ujar Abidin.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto membenarkan kejadian tersebut. Dia juga membenarkan bahwa dua pengendara motor tersebut meninggal dunia. “keduanya meninggal, yang pengendara motor Sonic memakai jaket ojek online langsung meninggal di TKP dan pengendara motor Beat meninggal di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung Kabupaten Jombang, usai mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Sementara anggota yang berada di lokasi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi mata. Sedangkan dua sepeda motor yang terlibat Lakalantas, dievakuasi ke Satlantas sebagai barang bukti, guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Anggota kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi mata di lokasi. Untuk dua sepeda motor sudah kita amankan. Penyebab pasti kecelakaan, masih kita dalami,” pungkas Ipda Anang Setyanto.(jang)

