Sakit Lambung Berkepanjangan, Seorang Kakek Nekad Gantung Diri

JOMBANG, rednews.co.id – Diduga karena sakit lambung yang dideritanya tak kunjung sembuh, seorang kakek berusia 74 tahun, warga Dusun Kandangan, Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jumat (19/3) sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Wijiati (45) menantunya menantu korban melihat kakek Mirun, sudah dalam kondisi tergantung ketika akan memberi makan bebeknya, sekitar pukul 07.00 WIB. “Saksi melihat mertuanya sudah tergantung di kuda-kuda kandang kambing miliknya dengan lehernya terikat tali tampar dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Kesamben, Iptu Nunung Damayanti melalui keterangan tertulis, Jumat sekitar pukul 19.00 WIB.

Wijiati yang melihat korban tergantung langsung histeris dan menyampaikan informasi tersebut ke warga lainnya. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kesamben. Tak lama kemudian, polisi bersama tim medis mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Nunung mengatakan, sebelum kakek Mirun ditemukan gantung diri, korban sering mengeluhkan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh yaitu penyakit lambung dan badannya linu-linu. “Menurut keterangan pihak keluarga, kalau kumat (kambuh) sakit lambung dan linu-linu, korban inginnya cepat mati saja,” terang Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kematian korban murni karena gantung diri. Hal itu diperkuat dari pemeriksaan petugas Puskesmas Kesamben, yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban.

“Barang bukti seutas tali tampar sepanjang dua meter yang digunakan untuk gantung diri, sudah kita amankan,” jelas Iptu Nunung Damayanti.

Setelah dilakukan visum luar, jenazah kakek Mirun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Atas kejadian itu, keluarga juga menyadari tewasnya korban murni karena gantung diri.(jang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *