
PONOROGO, rednews.co.id – Musim penghujan diawal tahun 2021 ini membawa berkah bagi sejumlah petani, namun disisi lain juga mencemaskan. Karena memungkinkan drainase tersumbat sampah liar yang terbawa air hujan.
Mengantisipasi terjadinya luapan air diseputaran aloon-aloon, Sabtu (6/3) diadakan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan saluran drainase yang ada di Kota Ponorogo, dimana sejumlah elemen diantaranya Laskar Sandal Jepit, Gerakan Peduli Lingkungan (GPL), Muslimat, Solidaritas Peduli Alam (SPA), dan elemen Masyarakat Ponorogo lainnya turut juga ambil bagian.
Kegiatan yang bertajuk Kerja Bakti “Operasi Got” ini diantaranya melakukan kegiatan pembersihan saluran air (drainase) diseputaran Alun-alun dan sekitarya.

Sudah beberapa hari tim melakukan survey keadan saluran air di seputaran kota Ponorogo, lalu hasil survey tersebut juga sudah kami berikan kepada Pemkab Ponorogo”. Jelas Titis Mursito selaku Koordinator Kerja Bakti.
Hal senada dituturkan Habib Khusnul Ketua Komunitas GPL Ponorogo. Gotong royong wajib dilakukan dan ditularkan terutama kepada generasi muda. Semoga giat ini bisa menular cepat, secepat penyebaran penyakit covid-19 pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi banjir khususnya dalam kota, serta dapat membangkitkan semangat gotong royong pada masyarakat Ponorogo agar peduli lingkungan. (*)

