Mojokerto.rednews.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto salurkan bantuan sosial (bansos) kepada ratusan ojek online. Penyaluran Bansos BBM kali ini diselenggarakan di Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto pada, Kamis (24/11/2022).
Kepala DPRKP2 Rahmat Suharyono terlihat mendampingi Bupati Mojokerto dalam penyaluran bansos BBM. Bantuan ini menyasar 779 pekerja jasa transportasi yang terdiri ojek online, konvensional dan angkutan umum. Pada tahap 1 ini Mereka menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 500 ribu untuk bulan Oktober dan November dan tahap 2 sebesar 250 ribu akan di upayakan realisasi awal bulan Desember.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, penyaluran bantuan ini sebagai upaya pemerintah mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga BBM. Alasan pihaknya menyalurkan bantuan tunai ini ke para ojol lantaran profesi ini dinilai paling terdampak kenaikan BBM. “Dalam menaikkan harga BBM kemarin pemerintah sudah menyiapkan kompensasi, dan ternyata bisa mengendalikan kenaikan inflasi,” ucapnya saat diwawancarai wartawan,
Ikfina menjelaskan, Dishub Kabupaten Mojokerto sebelumnya telah melakukan pendataan dan verifikasi para ojol yang dinilai berhak mendapatkan bantuan BBM itu. Dirinya memastikan 779 ojol akan menerima bantuan tersebut. Suprapto Perwakilan Ojol menyampaikan rasa terima kasih kepada kepala dishub kab Mojokerto beserta staffnya yang sudah berupaya maksimal memfasilitasi dan mengakomodir para ojol, juga peran serta Organisasi ORASKI dan Armada Mojopahit Bersatu (AMB) (bag)

