PECAH BAN, Mobil Angkut Belimbing Hantam Pagar Rumah Warga di Jetis

Ponorogo Rednews.co.id – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil bak terbuka merk Isuzu Traga di Jalan Raya Ponorogo – Trenggalek, tepatnya di Desa Kutu Wetan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo pada Minggu (19/4/2026) pagi.

Mobil bernomor polisi AG 8366 LA tersebut oleng dan menghantam pagar rumah warga setelah mengalami kendala pada bagian ban.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Jetis, AKP Suprapto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikan oleh Wiji Santoso (31), warga Desa Pojok, Kabupaten Blitar, tersebut melaju dari arah Timur ke Barat. Mobil diketahui sedang mengangkut muatan buah belimbing dengan tujuan ke wilayah Wonogiri.

“Berdasarkan laporan di lapangan, kendaraan melaju dari arah Trenggalek menuju Wonogiri. Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), ban belakang sebelah kiri mendadak pecah atau kempes. Hal ini menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya,” ujar AKP Suprapto.

Ia menambahkan, akibat kondisi ban yang tidak stabil tersebut, mobil seketika oleng ke arah kanan. Karena jarak yang sudah dekat dan kecepatan mobil, pengemudi tidak mampu menguasai kemudi hingga akhirnya mobil berhenti setelah menabrak pagar rumah milik warga setempat.

Kondisi Korban dan Kendaraan

Meski benturan cukup keras menyebabkan pintu sebelah kanan mobil ringsek dan kaca depan pecah, pengemudi dilaporkan dalam keadaan selamat tanpa luka yang berarti.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian laka tunggal ini. Pengemudi dalam keadaan sehat. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan pada bagian depan dan samping mobil,” imbuh Kapolsek.

Pihak kepolisian dari Polsek Jetis telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Ponorogo-Trenggalek tersebut.

Petugas pun menghimbau kepada para pengguna jalan, terutama angkutan barang, untuk selalu mengecek kelayakan kendaraan dan kondisi ban sebelum melakukan perjalanan jauh guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Ucix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *