KOTA KEDIRI – rednews.co.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mengadakan Kirab Maskot Pemilihan Kepala Daerah serentak Jawa timur tahun 2024, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pada Sabtu siang (21/9) di Mojoroto.
Diawali dari kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 32 Mojoroto, Kota Kediri, sampai titik kumpul di Taman Sekartaji. Berbagai partisipasi dari masyarakat dengan menampilkan kesenian dan budaya, seperti: drum band, barongsai, jaranan serta flashmob jingle Pilkada oleh PPK dan PPS. Dengan adanya kirab maskot pilkada serentak ini, masyarakat menyambut dengan antusias dan meriah.
Ketua KPU Kota Kediri Reza Cristian, mengatakan bahwa tahapan pilkada serentak tahun 2024 sudah dimulai.
“Kirab ini merupakan agenda KPU Jatim, dengan harapan bisa mensosialisasikan pada masyarakat bahwa tahapan Pilkada serentak telah dimulai dan pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi ini. Kirab maskot pilkada kali ini juga merupakan upaya KPU, untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak pada tgl 27 November 2024, ” terangnya.
Masih menurut Reza, “Maskot dari Pilgub Jatim Si Jali dengan tagline seneng bareng, sedangkan KPU Kota Kediri kita hadirkan maskot Pilkada Si Tatag dengan tagline tansah bungah.
“Parade ini merupakan salah satu bentuk komunikasi langsung antara KPU dengan masyarakat, tujuannya untuk mengajak mereka berperan aktif dalam proses mensukseskan Pilkada serentak pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
KPU mentargetkan partisipasi masyarakat di Pilkada serentak pilgub dan pilwali di Kota Kediri dalam menentukan masa depan daerah.
”Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, kami mentargetkan partisipasi masyarakat (Parmas) sebesar 80% untuk Pilkada di Kota Kediri,” terangnya.
Hari ini Kota Kediri juga menerima maskot dari Kabupaten Nganjuk, yang sebelumnya telah menggelar kirab maskot di wilayahnya.
Kirab maskot Si Jali dan Si Tatag yang digelar kali ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosialisasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim dan Pilwali Kota Kediri 2024.
Tidak hanya untuk memperkenalkan maskot Pilgub, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat (Parmas) dalam Pilkada serentak yang akan dilakukan pada 27 November 2024 mendatang.
“Kami berharap melalui kirab ini, partisipasi masyarakat dalam Pilgub Jatim dapat mencapai 83%, dan kalau bisa lebih tinggi lagi dari angka tersebut,” demikian pungkasnya (adv/kpu).

