Kang Giri, Jangan Dibelikan Aneh-Aneh Hanya Untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial sudah mulai disalurkan melalui PT. Pos Indonesia pada hari ini Minggu (20/2/2022) di dua Kelurahan di Ponorogo.
Dua Kelurahan yang yang sudah mendapat saluran BPNT tersebut diantaranyai Kelurahan Nologaten dan Kelurahan Cokromenggalan. Jumlah total penerima yang mendapatkan saluran BPNT secara tunai tersebut sejumlah 258 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Di Kelurahan Nologaten ada 93 KPM dan di Kelurahan Cokromenggalan ada 165 KPM,” tapi ini belum keseluruhan karena masih divalidasi dan disempurnakan data dari pusat,” jelas Hadi Prayitno ,Plt Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Ponorogo.
Menurutnya hal tersebut merupakan pencairan awal triwulan pertama yakni bulan Januari, Februari, Maret, dan diberikan pada pertengahan bulan Februari. Untuk menyalurannya sebenarnya ditargetkan rampung pada tanggal 3 Maret nanti, tapi saldo belum masuk ditiap-tiap KPM, maka diundur sampai tanggal 5 Maret ditargetkan rampung.“Ini domainnya dari Kantor pos, karena Kantor Pos memiliki kewenangan daerah mana yang didahulukan,” paparnya
Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo, dalam kesempatan ini menyampaikan ,dengan disalurkannya BPNT secara tunai ini, nantinya masyarakat diberikan leluasaan untuk mengelola sendiri BPNT yang sudah diterimanya untuk ketahanan pangan keluarga,tuturnya.
Bupati yang santer ramah dan merakyat dengan sebutan Kang Giri mengucapkan terima kasih kepada Kemensos yang telah mengubah penyaluran BPNT dari secara langsung menjadi secara tunai, karena dengan demikian masyarakat sebagai penerima manfaat dapat menerima utuh..” Saya pesan kepada masyarakat jangan dibelikan yang aneh-aneh, ini untuk ketahanan pangan yang sifatnya sangat pokok, biar kemudian kedepan ketahanan pangan keluarga bisa teratasi,” Pungkasnya. ( Fery)




