KEDIRI, rednews.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Pemerintah Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, menggelar serangkaian acara bertajuk “Tanjung Makmur Gairahkan Ekonomi dan Seni Budaya Bangsa”. Sabtu,(23/08/2025)
Acara berlangsung selama dua hari dengan berbagai kegiatan, mulai dari pentas seni, bazar UMKM, hingga pementasan seni budaya dari Karang Taruna. Warga dari berbagai dusun antusias mengikuti kegiatan ini yang sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan ajang menampilkan potensi desa.
Wakil Panitia Acara, Mohamad Danang Maruf, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk mengangkat potensi ekonomi sekaligus kreativitas masyarakat.
“Kita kan punya banyak UMKM, makanya kita jadikan satu tempat agar masyarakat bisa tahu, oh ini lho produk UMKM Desa Tanjung. Selain itu, kita juga menampilkan kreativitas dari lembaga-lembaga pendidikan yang ada di desa,” ujarnya.
Menurut Danang, Desa Tanjung memiliki banyak lembaga pendidikan, mulai dari KB, PAUD, TK, RA, Tapos, SD Negeri, SDNU hingga Madrasah Diniyah (Madin). Semua lembaga tersebut ikut serta dalam pentas seni yang digelar di hari pertama acara. Sedangkan di hari kedua, giliran Karang Taruna yang tampil dengan pementasan Sendratari “Kembang Katresnan ing Prambanan”, ditambah hiburan campursari dan pasar rakyat.
Selain pentas seni, acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah bagi warga yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lebih awal. Hadiah diberikan kepada warga yang telah melunasi pembayaran sejak Februari hingga April.
“Tujuannya agar tahun depan warga lebih semangat membayar pajak tepat waktu. Lebih cepat, lebih bagus, karena akan diundi untuk mendapat hadiah,” jelas Danang.
Hadiah yang disiapkan pun beragam, mulai dari teflon, kompor gas, blender, kipas angin, hingga kulkas sebagai hadiah utama. Semua hadiah bisa diambil di Balai Desa Tanjung dengan membawa kartu SPPT PBB dan fotokopi KTP.
Selain untuk hiburan, acara ini juga menjadi sarana meningkatkan perekonomian warga.
“Kita fasilitasi pedagang, baik pasar antar-RT maupun stand PKL. Harapannya, dari dagangan ini bisa berkembang menjadi UMKM yang berkelanjutan, bukan hanya berdagang satu-dua hari saja,” tambah Danang.
Sebagai penutup, Kepala Desa Tanjung, Don Vito Gusbaki, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan wadah untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Karena kita memang menjunjung tinggi rasa kebersamaan, ini adalah alat untuk kami bersilaturahmi dengan masyarakat banyak. Harapan ke depan kita bisa mengadakan acara yang lebih baik lagi karena memang ini pertama kali, dan semoga di tahun depan masyarakat bisa lebih antusias untuk memeriahkan acara desa. Utamanya adalah memperingati Hari 17 Agustus, karena kita hanya bisa memperingati, bukan berjuang seperti para pahlawan dahulu. Maturnuwun, atas partisipasi semua pihak yang telah menyukseskan acara ini,” pungkasnya. (Ren)

