Jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 Persen Tanpa Shift, BIN Genjot Vaksinasi Anak Di Jombang
Jombang, rednews.co.id- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur (Jatim) mengoptimalkan percepatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kabupaten Jombang menjelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen tanpa shift di wilayah kabupaten setempat yang direncanakan bakal dimulai pada bulan Februari 2022.
Selain bertujuan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di komunitas anak, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun ini juga bertujuan untuk mempercepat terselenggaranya PTM 100 persen tanpa shift di Kabupaten Jombang.
Kali ini Selasa (18/01), BIN Daerah Jatim menggelar vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun di sejumlah lokasi di Kabupaten Jombang. Di antaranya yakni di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jombatan 4 dan Jombatan 5 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, kemudian di Puskesmas Jabon, Puskesmas Jelakombo, serta di SDN Perak 1, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.
Dari seluruh lokasi ini, BIN Daerah Jatim menargetkan sebanyak 1250 dosis vaksin jenis Sinovac bisa tervaksinkan kepada anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.
Sementara di SDN Jombatan 4, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang sendiri, sebanyak 168 dosis vaksin ditargetkan bisa disuntikkan. Di sekolah ini, BIN Daerah Jatim bekerjasama dengan Puskesmas Jabon Jombang untuk pelaksanaan vaksinasi.
Kepala Sekolah SDN Jombang 4, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jamadi menjelaskan, dari total jumlah siswa sebanyak 202 anak, sebagian di antaranya telah mengikuti vaksinasi di Puskesmas Jabon untuk usia 12 tahun ke atas.
“Sebagian lagi ada yang ikut di instansi lain. Ada yang ikut di Kodim, ada yang ikut di rumah sakit. Anak-anak yang ikut vaksin dosis 1 pada tanggal 21 Desember 2021 kemarin, itu ada 166. Sampai hari sudah ada 155 yang sudah hadir mengambil nomor antrean,” papar Jamadi.
Menurut keterangan Jamadi, seluruh anak atau siswa yang menjalani vaksinasi kali ini mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis 2.
“Kalau saya lihat, respon dari wali murid sangat antusias. Karena saya lihat dari pagi, dengan harapan jam 7 itu kita bisa mempersiapkan data-data anak-anak, tapi sebelum jam 6 sudah ada yang datang,” terang Jamadi.
“Ini artinya adalah keinginan yang sangat besar orang tua untuk anak-anaknya agar segera bisa mendapatkan vaksin, demi kesehatan dan keselamatan anak-anak,” tambahnya.
Jamadi mengaku, vaksinasi yang digelar oleh BIN Daerah Jatim tersebut juga sangat membantu dalam percepatan terlaksananya PTM 100 persen.
“Namun kita tetap menunggu perintah dari kepala dinas dengan izin Ibu Bupati,” tandas dia.
Salah seorang orang tua siswa di sekolah setempat bernama Dwi Rahmawati (35) menuturkan, bagi dirinya, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun sangat penting untuk memberikan kekebalan tubuh anak.
“Dan untuk pencegahan Covid-19, biar anak-anak tetap sehat,” tutur Dwi Rahmawati.
Putri dari Dwi Rahmawati sendiri merupakan siswa kelas V di SDN Jombatan 4, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.
“Ini sudah dosis kedua,” ucap dia.
Dwi Rahmawati juga menyebutkan, vaksinasi ini salah satunya juga untuk mendukung dengan akan dilaksanakannya PTM 100 persen.
“Jadi selama ini proses belajarnya masih 50 persen. Separoh masuk hari ini, separoh besoknya lagi. Semoga PTM lekas normal kembali, kasihan anak-anak,” tuturnya lagi.
Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berencana memulai PTM 100 persen tanpa shift pada bulan Februari 2022.
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Senin (17/01) kemarin mengatakan, meski bakal dimulai pada Februari 2022, pada pelaksanaan PTM 100 persen tersebut, tahapan jam masuk bakal dibedakan.
“Misalnya setengah 7 anak SD, nanti jam 7-nya baru SMP. Jadi di jalan biar tidak berkerumun. Tahapan masuknya yang dibedakan,” kata Mundjidah Wahab.(Beny)

