Magelang,rednews.co.id.- Sesepuh dan pendiri ponpes Suryabuana adalah Kanjeng Syeh Sirrulloh. Dia merupakan putra dari Said bin Muhtar dan menantu dari Kyai Ahmad.
Dalam kesempatan sambutanya Kanjeng Syeh Sirrulloh menerangkan,”Nilai-nilai kebangsaan dan kemanusian tidak perlu dipertentangkan dengan nilai keagamaan, baik itu Islam maupun agama lain. Nilai Islam yakni perdamaian itu selaras dengan nilai kebangsaan yang juga promosikan perdamaian dan persatuan,” ungkap Kanjeng Syeh Sirrulloh,Sabtu (03/06/2023).
Ia juga menyampaikan rasa sukacita dengan kehadiran Hashim S. Djojohadikusumo selaku adik dari capres Prabowo Subianto untuk menerima aspirasi dari ponpes.
Diskusi di ponpes yang bertajuk Mencari Sosok Pemimpin Adil Menuju Kebangkitan Indonesia memiliki makna dan harapan besar untuk kelangsungan dan kekokohan NKRI di kemudian hari.
Penggagas PRPS dan juga Ketua Umum organisasi relawan Pandu Garuda Merah Putih (PGMP), yang ditemui di acara ini, Meiky Parwanti, menyampaikan sukacita dan rasa bangga sekaligus haru dengan direalisasikannya pertemuan antara Hashim S. Djojohadikusumo dan Kanjeng Syeh Sirrulloh.
“PGMP sebagai salah satu organisasi relawan yang dinaungi PRPS hanya menjembatani dan menjaring aspirasi suara rakyat pendukung Prabowo. Kami berharap komunikasi antara keluarga dan pendukung Prabowo bisa terus terjalin dan dijaga sinergitasnya melalui program-program solutif pasca pertemuan ini,” pungkas Meiky.
Koordinator dan Penasihat PRPS, yang juga merupakan adik sepupu dari Prabowo Subianto, Mitra Vinda merasa ada pengaruh para pemimpin agama pada pemilihan presiden di Indonesia.
Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan arahan yang tepat dengan memberikan informasi yang memadai, dan juga dengan bukti-bukti yang kongkret tentang sepak terjang masing-masing calon di pilpres 2024.
“Capres Prabowo Subianto, tokoh yang kami usung menjawab tantangan-tantangan di negeri ini dan sudah membuktikan kesetiannya dalam mewujudkan persatuan, keadilan dan kebangkitan bangsa kita,” jelas dia.
(rls/red)

