Dinas Pariwisata Adi Suwignyo, Gelar Sendratari Loh Jinawi

KEDIRI, rednews.co.id Dinas Pariwitasa dan Kebudayaan Kabupaten Kediri memeriahkan panggung hiburan yang ada di Taman Papar Kecamatan Papar (09/06/2022). Kegiatan tersebut spontan digelar usai kegiatan pengukuhan Dekranasda Kabupaten Kediri dihari sebelumnya.

Melihat antusias para pelaku UMKM dan warga sekitar yang sangat luar biasa, Mas Bup Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan agar panggung dan stand jangan dibongkar dulu agar dinikmati oleh masyarakat umum.

Akhirnya hiburan masyarakat digelar sebagai penunjang bazar UMKM serta mengobati dahaga masyarakat yang haus akan hiburan setelah 2 tahun vakum karena pandemi covid 19.

Sendratari “Loh Jinawi” yang dibawakan oleh Sanggar Tari Saraswati dari desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul mampu membius puluhan penonton yang hadir di Taman Papar. Sambil berbelanja produk UMKM, mereka menikmati pertunjukan tersebut sampai tak mau beranjak dari tempat duduknya.

Sendratari “Loh Jinawi” artinya adalah ketentraman dan kemakmuran serta kesuburan Tanaman di bumi Kadiri.
Kisahnya sendiri menggambarkan cerita dari Pancaran aura sang dewi yang cantik lemah lembut perlambang kebaikan, sumber kemakmuran, dan kesetiaan manusia berpadu dengan lambaian lembut selendang hijau bak dedaunan menari–nari di persawahan.

Penyamaran, perjuangan, pengabdian yang dilakukan menumbuhkan hasil tanah subur dan tanaman yang loh jinawi. “LOH JINAWI” adalah ketentraman dan kemakmuran serta kesuburan tanaman di bumi Kadiri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo, M.Si mengatakan bahwa, pagelaran tarian yang digelar di Taman Papar ini, untuk menghibur masyarakat umum khususnya warga sekitar sekaligus penunjang Bazzar UMKM agar semakin banyak warga yang datang memborong.

Suwignyo menambahkan kegiatan tersebut juga untuk mendorong para pelaku seni agar bangkit setelah sekian lama tidak pernah tampil karena pandemi covid 19.

Pemerhati Budaya, Seni dan Tradisi, Margono, M.Pd pada media ini menyampaikan, sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh dinas pariwisata, Margono mengatakan bahwa, “Pementasan Sendratari Loh Jinawi ini, merupakan hal yang sangat positif. Dinas Pariwisata memberikan perhatian pada Seni dan tradisi, dan hal ini harus terus dilakukan. Agar Seni dan tradisi sebagai wujud budaya luhur yang ada di Kabupaten Kediri, dapat eksis serta berkembang, banyak nilai-nilai luhur yang bisa kita petik dan eksplorasi, sebagai wujud kearifan lokal, yang memberikan semangat baru, menuju Kediri Menang dan Sejahtera (Loh Jinawi)” demikian ungkapnya (Myy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *