Dengar Aspirasi Warga, DPRD Ponorogo Mediasi Ojol Dan Opang

Ponorogo, rednews.co.id – sengketa Ojol dan opang terkait titik jemput diS eloaji Kabupaten Ponorogo akhirnya sampai ke Dewan. DPRD Ponorogo akhirnya menggelar mediasi dan melahirkan solusi yang akan dijalankan kedua belah pihak.

Parselisihan berawal dari protes Driver online dari Grab dan Gojek terhadap area titik jemput yang kejauhan. Meskipun hal itu telah ditandadatangani bersama antar komunitas mereka merasa keberatan.

Sejumlah Driver online ingin area titik jemput lebih mendekat ke pintu Terminal Seloaji. Namun Opang keberatan.

Akhirnya DPRD Kabupaten Ponorogo menggelar mediasi dengan memanggil Sejumlah pihak yang berkepentingan, Senin (09/01/2023)

Hadir dalam acara yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Ponorogo tersebut, Perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo, wakil ojol, wakil opang, Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo dan Sejumlah anggota dewan.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo dari fraksi Nasdem Miseri Efendi yang memimpin mediasi mengingatkan semua pihak dapat menerima hasil mediasi.

“Keputusan mediasi tentu tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun Pemerintah akan selalu hadir dengan menyusun peraturan yang tepat sesui kebutuhan masyarakat Ponorogo,” Ia mengharapakan.

Mediasi akhirnya mencapai titik temu dengan Kesepakatan baru area penjemputan bagi ojol yang akan mengambil penumpang di Terminal Seloaji.

Titik Selatan ; pertigaan Jalan Raden Patah ke selatan; Titik Utara : Jembatan ke utara;, Titik Timur : Kantor Gunung Harta ke timur; Titik Barat : SPBE ke barat.

Selanjutnya Dishub Kabupaten Ponorogo berencana memasang plang untuk menandai titik jemput ojol yang sudah di setujui kedua belah pihak.

“Kami akan membantu menempatkan plangdi titik jemput tersebut,” kata perwakilan Dishub. (HIN/DPRD/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *