PONOROGO, rednews.id – Menjelang musin panen padi tahun ini, para petani di Kecamatan Bungkal, Ponorogo, khususnya petani di Desa Kunti mengaku resah karena padi tanamannya yang hendak dipanen diserang hama tikus.
Supriono, Ketua Gapoktan Wijoyo Mulyo Desa Kunti, Kecamatan Bungkal mengatakan, tikus menyerang padi yang saat ini rata-rata berumur 70 hari.
“Padi sudah berumur 70 hari dan hampir panen. Tetapi banyak yang diserang hama tikus. Kami kesulitan memberantas karena padi yang dirusak tikus tidak berada disatu tempat. Tempatnya mencar-mencar mas.” Ujar Supriono saat di temui di sawah miliknya, Senin (29/6).
Atas musibah ini, petani di Desa Kunti berharap dinas terkait turun tangan membantu, agar hama tikus segera teratasi dan penyebaran tikus tidak meluas.

“Kami berharap Dinas Pertanian datang ke lapangan dan membantu kami mengatasi hama tikus ini. Biar hama tidak meluas dan hasil panen masih bisa dirasakan meskipun tidak sebanyak tahun lalu.” Pungkas ketua Gapoktan Desa Kunti ini.
Sementara, Samiri salah seorang petani dari Desa Kunti mengatakan, hama tikus sudah mulai merusak padi kurang lebih sejak sebulan terakhir. ” Musim panen tahun ini kami tidak bisa mendapatkan hasil maksimal.” Tutur Samiri.
Untuk diketahui, petani di Desa Kunti sudah melakukan upaya pemberantasan hama tikus dengan memasang jaring, menabur racun dan menyemprot. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.(cr-10)

