
PONOROGO, rednews.co.id – Sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan hidup, Lembaga Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Ponorogo, (LP2MP-GARIS) mencanangkan gerakan menanam pisang raja. Senin (22/3) Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Hj. Lisdyarita secara simbolis melakukan penanaman pohon pisang raja di taman wisata Gunung Mangge Sukorejo.
Dipilihnya pisang raja ini, kata Suratman, Ketua LP2MP-GARIS, karena pisang jenis ini sudah tersedia banyak di lingkungan kita. Selain itu, menurutnya nilai ekonomi pisang raja sangat baik.
“Kami tinggal memindah anakan pisang raja maka kita tinggal menunggu berbuah. Teman-teman LP2MP-GARIS Kecamatan Sukorejo telah berupaya mendapatkan bibit pisang raja ini. Pertimbangannya, nilai ekonominya kan memang bagus. Kedepan kami bersama pengurus LP2MP-GARIS di kecamatan lain juga akan melakukan hal yang sama meskipun polanya berbeda”. Kata Suratman.
Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi gerakan yang dilakukan LP2MP-GARIS. Menurutnya kegiatan ini layak dijadikan percontohan bagi LP2MP-GARIS di Kecamatan-kecamatan lain. Dengan harapan semakin banyak pisang raja, maka sebagian bahan baku untuk industri rumahan sudah tersedia.

“Jangan berhenti pada penanaman pohon pisang raja ini saja. Saya berharap LP2MP-GARIS bisa membuat terobosan baru lagi untuk membangkitkan semangat berwira usaha pada masyarakat. Yang dilakukan ini sangat bagus, tetapi cari terobosan baru lagi, agar UKM di Ponorogo semakin baik dan bermutu.” Kata Sugiri.
Untuk diketahui, selain membudidayakan pisang raja, LP2MP-GARIS juga membudidayakan pisang kepok. Hal ini bertujuan untuk menyediakan bahan baku dalam pembuatan criping pisang maupun getuk pisang.
Selain pencanangan gerakan menanam pisang raja, anggota LP2MP-GARIS juga memamerkan hasil industri rumahan mereka. Hal ini juga mendapat perhatian tersendiri dari Bupati dan Wakil Bipati Ponorogo.(rib)

