Sopir Kurang Waspada, Mobil Pikap Ringsek Usai Terpental Hingga Puluhan Meter
JOMBANG,rednews.co.id – Menghindari pengendara sepeda motor, sebuah mobil pikap terlibat kecelakaan dengan bus pariwisata di jalur Surabaya – Jombang. Tepatnya di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (9/1/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut.
Saksi mata di lokasi, Muhammad Istighfar (24) warga setempat menjelaskan, kecelakaan bermula ketika pengendara sepeda motor yang berjalan dari arah timur, mendahului mobil pikap nopol AB-8307-FC didepanya dari arah sebelah kiri dan langsung masuk kanan depan mobil pikap.
“Mobil pikap berusaha menghindari pengendara motor itu, terus sopir banting setir ke arah kanan jalan,” kata Muhammad Istighfar.
Naas, pada saat bersamaan, dari arah timur sebelah kanan pikap datang kendaraan bus pariwisata nopol W-7347-UW, yang membawa puluhan peziarah asal Sidoarjo. Karena jarak dua kendaraan sudah terlalu dekat kecelakaan pun tak terhindarkan lagi, sehingga mobil pikap terserempet bus dan oleng kekiri hingga terpental puluhan meter dari jalan raya dan masuk parit dengan posisi menghadap ke timur.
“Tadi mobil pikap sempat terpental 20 meter dan terguling 3 kali hingga rusak parah. Mobil berhentinya setelah menabrak tiang telkom itu, dan balik arah menghadap timur. Untuk kendaraan bus rusak ringan pada bagian depan pojok sebelah kiri,” imbuhnya.
Meskipun mobil pikap dalam kondisi ringsek, lanjut Istighfar, namun sopir pikap Agus Wiyoso (40) warga kwagen, Kecamatan Loceret, Nganjuk beserta istri dan anaknya, selamat dan tidak mengalami luka.
“Didalam mobil pikap ada tiga orang, yaitu sopir dan istri serta anaknya perempuan. Alhamdulillah ketiganya selamat dan tidak alami luka,” imbuhnya.
Di lokasi yang sama, salah satu penumpang bus Zen Arifin (53) menjelaskan, kendaraan bus yang dikemudikan Damis Suseno (53) warga Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang, berangkat dari Sidoarjo dengan membawa puluhan peziarah tujuan ke Blitar.
“Ini tujuannya mau ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, namun malah kecelakaan disini. Terpaksa kami menunggu bus penggantinya disini untuk melanjutkan perjalanan,” ungkap Zen.
Pantauan di lokasi, mobil pikap yang ringsek dievakuasi ke Satlantas Polres Jombang menggunakan kendaraan derek. Sedangkan puluhan peziarah, hingga pukul 11.00 WIB masih terlihat berkumpul dihalaman salah satu rumah warga menunggu bus pengganti, untuk melanjutkan perjalanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan. (Jang)


