Tertangkap Saat Balap Liar, Puluhan Remaja Jalan Kaki Sembari Dorong Motornya ke Mapolsek Mojoagung

JOMBANG,rednews.co.id – Puluhan remaja diamankan dan dipaksa mendorong motor dengan jalan kaki menuju Polsek Mojoagung, Jombang, Minggu (10/4/2022) pagi. Para remaja itu tertangkap saat polisi melakukan operasi di Jalan Raya Bypass Mojoagung sebagai antisipasi balap liar.

Selama puasa Ramadan, Jalan Raya Bypass menjadi tempat bergerombol anak muda, menjelang Magrib dan setelah sahur. Mereka memarkir sepeda motornya di sepanjang jalan. Ternyata mereka bukan hanya nonkrong, tapi menggelar balap liar di lokasi tersebut.

Dengan jalur bypass yang lurus serta sepi kendaraan, menjadi pilihan bagi mereka untuk nongkrong sembari menguji kecepatan motornya. Untuk mengantisipasi terjadinya aksi yang menggangu ketertiban umum tersebut, Polsek Mojoagung tidak tinggal diam, korps berseragam coklat langsung mendatangi lokasi.

“Iya, tadi kami melaksanakan razia balap liar. Karena di bypass itu kalau hari minggu rawan terjadi balap liar, sehingga tadi kami agendakan razia gabungan dengan Polres Jombang,” kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Purwo Atmojo Rumantyo.

Sehingga, puluhan remaja yang sedang nongkrong lari tunggang langgang. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang meninggalkan motornya, lalu kabur ke area persawahan. Sedangkan remaja lainnya ada yang memilih pasrah ketika diamankan. Motor milik peserta dan penonton balap liar yang ditinggal tersebut dibawa polisi ke kantor Polsek Mojoagung.

Sedangkan mereka yang tertangkap disuruh jalan kaki sembari mendorong sepeda motornya ke Polsek Mojoagung yang berjarak sekitar 3 kilometer. “Pagi ini yang kita amankan sebanyak 25 unit kendaraan. Pemilik kita kenai sanksi tilang. Kendaraan bisa diambil setelah lebaran,” terang Kompol Purwo.

Lebih lanjut Purwo menjelaskan, balap liar tersebut sangat merugikan masyarakat. Karena selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan penggunakan jalan lainnya. Makanya, operasi rutin sebagai antisipasi balap liar itu dilakukan oleh Polsek Mojoagung.

“Kita juga mengimbau agar orangtua sneantiasa mengawasi anak-anaknya. Jangan dibiarkan melakukan balap liar. Karena hal itu sangat berbahaya. Merugikan kepentingan masyarakat umum. Tindakan anak-anak yang melakukan balap liar ini sangat berbahaya,” pungkas Kompol Purwo.(jang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *