Kemilau Pekan Raya Ponorogo Pamerkan Inovasi Teknologi, Multiproduk, Hiburan Rakyat

Ponorogo rednews.co.id – Aloon Aloon Ponorogo sudah seperti layaknya Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, tempat Pekan Raya Jakarta (PRJ) biasa digelar. Ya, Kemilau Pekan Raya Ponorogo (PRP) 2026 yang dibuka Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita, Selasa (3/11/2026) malam, membuat kawasan alun-alun padat manusia.

Apalagi, Last Child ikut meramaikan panggung utama yang menyatu dengan deretan stand pameran inovasi, produk ekonomi kreatif, dan bazar UMKM. Pada malam penutupan, Jumat (6/11/2026), giliran Ndar Boy Genk bakal menghentak Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo. “Kemilau Pekan Raya Ponorogo bukan sekadar perayaan dan pameran, melainkan panggung kebangkitan bersama untuk menunjukkan berbagai potensi daerah,” tegas Bunda Lis –sapaan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita.

Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu menyebut Kemilau PRP menjadi panggung bagi perangkat daerah –terdiri dari sekretariat, inspektorat, dinas, badan, dan kecamatan– dalam memberikan pelayanan publik yang informatif, transparan, serta berkualitas kepada masyarakat. “Panggung bagi UMKM untuk promosi dan memperluas pasar agar naik kelas. Panggung bagi para inovator dan pelajar untuk berkarya serta berkompetisi,” ungkapnya.

Menilik namanya, Kemilau PRP ingin seperti miniatur PRJ yang berisi pameran multiproduk, ajang promosi dagang, dan festival hiburan terbesar dan terlama di seantero Asia Tenggara.

Kemilau PRP 2026 menghadirkan 48 stand finalis inotek dari perangkat daerah dan sekolah di Ponorogo serta 40 stand bazar UMKM. Berbagai produk inovasi, kreativitas, dan unggulan lokal ditampilkan sebagai upaya memperluas promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku usaha. Pengunjung juga dapat mengeksplorasi perkembangan teknologi melalui Future Mobility Showcase yang menghadirkan kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor berikut fasilitas pengisian daya. “Kehadiran pameran ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh teknologi kendaraan masa depan,” terang Bunda Lis.

Tak hanya pameran, pengunjung juga dapat menyaksikan panggung hiburan rakyat secara gratis. Pada malam pembukaan, ikut tampil DJ Vent, Titik Balik Band, dan Kidnep Flanella. Bintang utama Last Child membawakan sejumlah hits, di antaranya, Separuh Nafas Ini, Diary Depresiku, Sekuat Hatimu, dan Duka. “Yang juga kita nantikan adalah panggung hiburan rakyat gratis, di mana seluruh lapisan masyarakat bisa ikut berpesta dan menikmati hiburan bersama. Jangan lupa, setiap harinya juga tetap ada penampil festival band pelajar,” ujarnya.

Kemilau PRP menjadi ruang bagi pelaku usaha, inovator, pelajar, dan komunitas kreatif untuk menunjukkan karya sekaligus mengembangkan potensi masing-masing. Bunda Lis juga mengajak pengunjung dari luar daerah untuk turut menikmati berbagai potensi wisata dan kuliner Ponorogo. “Jangan lupa, ketika di Ponorogo nikmati kulinernya dan nikmati keindahan Telaga Ngebel,” pungkas Bunda Lis ( Wied/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *