Alhamdulillah Haji, Sujud Syukur Seorang Hamba Mohamad Sidik pada Tuhan di Baitullah

KEDIRI, rednews.co.id- Ibadah Haji ini merupakan wujud pelaksanaan dari Rukun Islam yang ke-5, Ibadah ini wajib ditunaikan bagi umat Islam yang mampu dan setidaknya sekali seumur hidup. Sedangkan kewajiban untuk menunaikan ibadah haji ini, dituangkan dalam Al Quran dan hadits. Adapun orang-orang yang wajib untuk menunaikan ibadah haji ini adalah mereka yang telah memenuhi syarat dan rukunya yaitu; Islam, Baligh, Berakal, Merdeka dan Mampu.

Berikut ini adalah merupakan dalil wajib haji menurut Al Quran dan Al hadits, yaitu;
1. QS. Al Baqarah ayat 196
وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ
Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196).

2. QS. Al Hajj ayat 27
وَأَذِّن فِى ٱلنَّاسِ بِٱلْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

Artinya: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, ” (QS. Al Hajj: 27).

3. HR. Muttafaq ‘alaih, dari Ibnu Umar ia berkata:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم «بُنِيَ الإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Artinya: “Nabi SAW bersabda: “Islam itu didirikan atas lima perkara. Yaitu, bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya, mendirikan sholat, menunaikan zakat, puasa pada bulan Ramadan, menunaikan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu melakukannya.” (HR. Muttafaq ‘alaih).

Dalam hal ini, Ketua Partai Berkarya Kabupaten Kediri, Drs. Mohammad. Siddik, MM., MSi., menyampaikan pada media ini bahwa, dirinya (M. Sidik) ikut kloter 21, Wilayah Sumenep telah berangkat pada, 19 juni langsung menuju Jedah dan pulang nanti pada, tanggal, 31 juli 2022 dari Madinah.

Ia menerangkan bahwa, dengan jadwal keberangkatan dari Sumenep masuk Koter 21 SUB (Surabaya) Gelombang II, Masuk Asrama 18 Juni 2020 pukul 07.00 WIB dan Berangkat ke Jeddah 19 Juni 2022, pukul 05.20 WIB dengan No. Penerbangan SV 5077 dan Tiba di Jeddah pada pukul, 12.45 WSA

Perlu diketahui bahwa Ibadah Haji ini merupakan penyempurnaan dari ibadah yang lainnya, ibadah ini memerlukan perjuangan, pengorbanan, keikhlasan yang seutuhnya baik secara lahir dan batin.

Sesuai jadwal maka untuk jadwal kepulangan dari M. Sidik ini berangkat dari Madinah, pada 31 Juli 2022 pukul 00.30 WSA dengan No. Penerbangan SV 5054 dan Tiba di Surabaya 31 Juli 2022 pukul 15.15 WIB

Pada media ini hari Jumat siang, (15/07/2022), Mohammad Sidik telah menyampaikan bahwa dirinya memanjatkan rasa puji syukur yang mendalam dapat kesempatan memenuhi panggilan untuk menunaikan ibadah haji, ia mengatakan, “Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur pada Allah SWT, karena telah dapat memenuhi panggilan dan menunaikan ibadah haji, ibadah ini merupakan wujud sujud syukur dari seorang hamba pada Tuhannya di Baitullah, Mekah dan Madinah. Dan saya mohon doanya, semoga dapat melaksanakan semua ibadah dalam berhaji ini dengan baik, selamat, dapat membawa berkah Rahmatan lil’alamin, serta semoga memperoleh predikat dari Allah SWT dengan Haji yang Mab Rur, ” demikian harapnya (myy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *