
PONOROGO, rednews.co.id – Untuk mengenalkan pendidikan agama pada anak, perlu berinovasi agar anak merasa senang mengenal ilmu agama.
Seperti yang dilakukan Madrasah Diniyah Nurul Huda, Desa Kranggan. Bertepatan memperingati Isra’ Mi’raj, pidak Madin menggelar kesenian gajah-gajahan. Dalam memainkan kesenian diiringi seni kompang sejenis hadrah dengan tembang Sholawatan.
Dalam tausiyahnya, Kepala Madin, Imam Mahmudi, S.Pd.I, MH, mengatakan, perintah Sholat merupakan perintah yang langsung diterima Nabi Muhammad SAW langsung dari Alloh SWT.
“Sebuah catatan penting dalam peringatan ini adalah dimana sholat menjadi satu perintah Allah SWT langsung kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantaraan malaikat Jibril, sehingga kita menjadi pewaris atas nikmat sholat ini haruslah bangga dan jangan menyia-nyiakan atas perintah sholat ini”. Kata Imam.
Kegiatan ini menjadikan momentum dalam memperingati Irsa’ Mi’raj dan mengisi Harlah Nu ke 98 juga meningkatkan semangat kembali mengaji di Madin bagi para santri meskipun dalam masa pandemi.
Untuk memupuk rasa kebersamaan dan kerukunan, diakhir peringatan para santri diajak genduri bersama.(rib)

