Bojonegoro,rednews.co.id.minggu (22/01/2023), Perkembangan industri perancang busana ikut andil dalam kancah pembangunan di kabupaten Bojonegoro,ini merupakan cermin kemajuan daerah yang sudah memiliki daya saing “sumber daya manusia” untuk bisa di kembangkan dan di angkat menjadi salah satu industri fashion di Bojonegoro.kreatifitas ajang pamer dan promosi yang di selenggarakan oleh sekelompok masyarakat saat ini yaitu,’ Chandra Paes Art pamerkan 14 karya busananya dalam Fashion Street Red Carpet (FRC) Car free Day di Alun-alun kota Bojonegoro.
Menampilkan 14 model dan 5 penari, Chandra Nur Wicaksono (31) perancang busana Bojonegoro ini keluarkan 14 baju karyanya, busana tradisi dengan sentuhan Milineal karya tenaga pendidik di SMKN 2 Bojonegoro inu cukup menyita perhatian pengunjung CFD.
Penampilan para model cantik dari berbagai agency Bojonegoro yang masih berstatus pelajar berjalan lenggak lenggok berpose dengan iringan musik menyita banyak perhatian warga pengunjung CFD, warga nampak antusias menikmati sajian gratis Red Carpet Fashion Show.
Chandra Paes Art Designer dan Perias manten berlokasi di Jalan Untung Suropati Gg 3 no 21 Klangon, kecamatan/ kabupaten Bojonegoro.
Bilqis Salma (16) salah satu model yang ikut memperagakan busana karya Chandra adalah siswi kelas 10 SMA Negeri 1 Bojonegoro mengaku senang bisa ikut dalam acara Fashion Street Redcarpet ini.
“Menjadi kebanggaan tersindiri bagi saya bisa mengenalka busana karya Pak Chandra di hadapan warga Bojonegoro di CFD hari ini” ungkap Bilqis.
Chandra bersama modelnya usai peragaan busana fashion street Redcarpet.
Sementara, Mamuk (48) warga Kelurahan Klangon yang datang bersama keluarga mengakui merasa senang dan terhibur dengan pertunjukan busana dan lenggak lenggok jalan para model yang masih muda dan cantik cantik.
” Ternyata karya designer Bojonegoro tidak kalah dengan karya perancang busana Nasional yang sudah terkenal ya, modelnya juga cantik dan potensial semua, ucapnya.
Ketua koordinator kegiatan Een Ramli menyampaikan kegiatan red Carpet ini digagas oleh Herlina Designer Happy Galeri Sugihwaras dan Yustin Colection Bojonegoro dengan Suport penuh dari teman teman perancang busana, Agency modeling dan model Bojonegoro.
“Keinginan kuat untuk lebih mengangkat minat dan bakat model Bojonegoro agar memiliki wadah guna menyalurkan hobi dan bakatnya dalam bidang Modelling merupakan dasar diselenggarakannya acara ini” ungkapnya.(njb)

