Banjir Kota Madiun, Sejumlah Petugas BPBD Halau Puluhan Ular Yang Hendak Masuk Perkampungan.

Madiun, rednews.co.id. – Hujan deras yang terjadi di wilayah Madiun Kota sejak sore hari mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir.

Salah satunya di Kelurahan Pilang Bangu, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. banjir menggenangi pemukiman warga dan jalan alternatif Madiun menuju Caruban.

Banjir yang membawa material batang bambu,kayu dan sampah yang menyumbat Jembatan Kali Piring, Bok Malang. akibatnya sungai meluap ke jalan raya.

Tidak hanya membawa material luapan sungai juga memunculkan puluhan ular yang naik kejalan menuju perkampungan warga.

Sejumlah Petugas BPBD Madiun Kota yang berada di lokasi berupaya mengahalau sekaligus mengevakuasi puluhan ular kembali ke sungai karena membahayakan keselamatan warga.

“Puluhan ular tersangkut di tumpukan sampah dan bambu,kami berupaya mengevakuasi agar tidak masuk permukiman warga’ kata Wahyudi Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun.Selasa malam (17/1/2023).

Menjelang malam, ketinggian air sungai yang disertai tumpukan sampah dan bambu semakin bertambah. Termasuk puluhan ular dari berbagai jenis yang terseret arus dari hulu dan tersangkut di jembatan.

“Ada puluhan ular yang sudah dievakuasi dan sudah dilepas kembali. Tujuannya agar tidak ke rumah warga. Nanti kalau dibiarkan nanti bakal ke rumah warga,” jelas Wahyudi

Untuk mengantisipasi luapan banjir yang lebih besar karena kondisi jembatan yang masih dipenuhi sampah, rumpun bambu dan kayu. Petugas BPBD Madiun Kota akan melakukan pembersihan jembatan pada hari ini.selasa 18/01/2023. Bersama TNI Polri dan Masyarakat. (gs) AE1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *