Lagi, Relawan RILIS Bagi-bagi Masker ke Masyarakat

Meski terhalang pagar berjeruji tidak jadi penghalang pemberian masker kepada para pedagang. (Foto: A Rahman Hakim/rednews.co.id)

PONOROGO, rednews.co.id –
Masih dalam suasana pandemi,
Sejumlah relawan Garda pakde Sugiri – bu Lisdyarita Minggu pagi (1/11) menggelar aksi sosial bagi-bagi masker di pasar ex stasiun dan pasar burung. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian relawan terhadap Covid-19, agar tidak menyebar lebih luas di wilayah Kabuoaten Ponorogo.

Mulyono koordinator aksi mengatakan, aksi sosial bagi-bagi masker ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. “Kami tim GARDA (Sugiri sancoko- Lisdyarita) , membagi-bagikan masker wujud kepudulian kita terhadap masyarakat di tengah covid 19. Karena kami melihat masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Kami akan membagikan di dua tempat yaitu di Pasar ex stasiun Jl.Sukarno Hatta dan Pasar Rakyat Tonatan (pasar burung) di Jl.Pacar.” Kata Mukyono.

Aksi relawan di pasar ex stasiun disambut antusias para pedagang setempat maupun pengunjung pasar. Bahkan diabtara mereka banyak yang tidak sabar didatangi relawan, mereka justru yang mendatangi dan meminta masker. Bahkan diantara pedagang ada yang menyampaikan rasa traumanya jika teringat mereka pernah diusir dari tempatnya berjualan oleh Satpol PP.

“Kami disini rata-rata trauma kalau mengingat kejadian saat kami dilarang jualan dan diusir. Apalagi di depan sana dipagari. Mudah-mudahan pak Giri menang dan peduli pada kami masyarakat kecil yang mencari nafkah ini.” Kata Syahroni, salah seorang pedagang di pasar ex stasiun.

Sunarti, seorang pedagang tempe mengaku tidak setabilnya harga kedele, ia dan teman-temanya tidak berani memproduksi tempe dalam jumlah banyak. Meskipun permintaan cukup banyak. “Dulu kami bisa membuat banyak, jadi para pedagang gorengan tidak kesulitan memperoleh tempe dari kami. Kadang-kadang saya kasihan yang datang dan tidak kebagian, tetapi pripun wong bahane mawon larang.” Ungkap Suprapti.

Untuk itu ia dan teman-temannya mendukung dan berharap Sugiri-Lisdyarita menang dan mau memperhatikan nasib rakyat kecil seperti mereka. “Pokonya saya dan teman-teman pedagang stasiun ndukung pak Giri. Biar kami bisa enak jualan seperti dulu. Kami mau kok ditertibkan, tapi kami menolak kalau digusur.” Tegas Sunarti.

Sementara itu aksi relawan di pasar burung juga mendapat sambutan antuasias dari para pedagang maupun pengunjung saat membagikan masker kepada mereka. Keluh kesah merekapun mayoritas sama. Yakni tentang harga kebutuhan bahan pokok yang tidak setabil yang berdampak pada penjualan mereka. Para pedagang berharap adanya sebuah perubahan. “Kami doakan bapak Sugiri menang. Pokoknya kami ingin perubahan dan bapak Sugiri bisa memperhatikan nasib para pedagang kecil seperti kami.” Ungkap sejumlah pedagang kepada kepada tim relawan Garda pakde Sugiri-bu Lisdyarita.(dib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *