Disnaker Kabupaten Madiun bersama BP2MI dalam Kegiatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia(PMI)

Madiun,rednews.co.id- Dinas tenaga kerja (Disnaker) Kabupaten madiun bekerja sama dengan pos pelayanan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Madiun mengadakan kegiatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia baik pra maupun purna penempatan di daerah Kabupaten/ Kota Madiun yang bertempat di pendopo Desa Klorogan kecamatan Geger Kabupaten Madiun,pada kamis (10/11/2022).

Bapak Landung selaku panitia acara melaporkan, kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud memberikan pemahaman regulasi untuk mencegah penempatan PMI secara ilegal di luar negeri,serta pemahaman pengelolaan keuangan
,pemahaman mengenai lembaga keuangan dan produknya, serta pemahaman untuk berwirausaha atau berkoperasi guna meningkatkan kesejahteraan kepada keluarga PMI/PMI purna yang sudah tidak kembali ke luar negeri.
Acara di pagi tersebut dihadiri kurang lebih 40 peserta dari keluarga PMI/ PMI purna dari Desa Klorogan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun.
Sedangkan para narasumber di acara tersebut berasal dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) korwil Madiun, Disperdakop dan UM Kabupaten Madiun dan Perumda BPR bank daerah Kab.Madiun.

Materi yang disampaikan oleh narasumber adalah “prosedur/ mekanisme penempatan TKLN mencegah terjadinya penempatan PMI secara ilegal juga memberantas calo dan remitasi , pentingnya berwira usaha/ berkoperasi dan mengenai perbankan bagi PMI ataupun PMI yang telah purna tersebut” lapor bapak Landung.

Kepala Desa ds.Klorogan Jupriyanto dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan ini sangatlah penting bagi warga desanya khususnya PMI maupun purna PMI sebagai pemahaman dan mengetahui yang harus dilakukan PMI/ PMI purna juga para keluarga PMI/ PMI purna secara baik dan menyeluruh” kata Jupriyanto.
Kepala disnaker kabupaten Madiun Heru Kuncoro yang berhalangan hadir diwakili oleh Hengky Sukarno selaku kepala bidang penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja menyampaikan “dengan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan serta pemahaman kepada masyarakat utamanya PMI/ PMI purna dan keluarganya agar memiliki perencanaan keuangan yang baik dan tidak konsumtif” kata Hengky Sukarno.

Dalam kesempatan ini kedua narasumber dari BP2MI dan PD.BPR Kabupaten Madiun Diandra Janistri S.psi dan Titis Maryanti Yurita S.psi mengatakan sangat mengapresiasi atas kerjasamanya dalam kegiatan ini.
“kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud suatu kerjasama yang baik antara Disnaker Kabupaten Madiun dengan pos pelayanan BP2MI korwil Madiun. Harapannya bisa memperkenalkan BP2MI selaku pemerintah pusat yang selalu hadir dalam perlindungan PMI” kata Diandra.
Sementara itu dari narasumber Perumda BPR bank daerah Kabupaten Madiun mengajak para peserta untuk mengidentifikasi pengelolaan keuangan yang baik dengan cara membentuk kelompok. Kemudian peserta diberikan kartu berita studi kasus tentang langkah pengelolaan keuangan yaitu denan cara merencanakan keuangan, menyusun anggaran, tabel perencanaan keuangan, membedakan kebutuhan dengan keinginan, menyusun anggaran keuangan dan cara menabung dengan baik” jelas Titis.
Harapannya usai kegiatan ini para peserta dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa mengatur dengan baik masalah keuangan agar bisa bermanfaat bagi keluarganya kedepan.
Panitia kegiatan ini berharap,dengan diadakannya acara seperti ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya regulasi dan tata tertib dalam perlindungan pekerja migran indonesia yang bekerja di luar negeri.
Juga pentingnya untuk memiliki usaha ataupun tabungan jika sudah menjadi PMI purna.
(RD/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *