Pasca Ditangkap dan Diamankan di Mapolda Jatim, Ratusan Pelajar Dipulangkan

SURABAYA, rednews.co.id – Ratusan pelajar yang terlibat kerusuhan dan perbuatan anarkis saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat sore (9/10), mereka akhirnya dipulangkan, setelah sebelumnya sempat diamankan di Mapolda Jatim

Terlihat ratusan orang tua pelajar juga antri ingin menjemput anaknya agar bisa kembali pulang ke rumah. Mulai jumat pagi hingga sore, mereka masih menunggu giliran untuk dilakukan pendataan terlebih dahulu oleh polisi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Moch. Fadil Imran, melihat secara langsung proses pemeriksaan terhadap ratusan pemuda yang telah diamankan setelah melakukan unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, kemarin.

“Saya akan pulangkan mereka yang sudah kita amankan, dan akan dikembalikan ke orang tuanya. Namun saya tidak akan beri toleransi bagi siapapun, jika terbukti melakukan tindakan anarkis,” kata Kapolda Jatim, Irjen Fadil Imran, Jumat (9/10) sore tadi.

Fadil menambahkan, mereka yang disinyalir sebagai pembuat onar maupun provokasi saat unjuk rasa, pihaknya akan memberi tindakan tegas. Hal ini dikarenakan banyak fasilitas umum yang rusak, seperti melakukan pembakaran fasum, bahkan ada yang merusak mobil polisi dan milik masyarakat umum.

“Saya akan proses hukum bagi mereka yang melakukan pengerusakan fasum dan memprovokasi terjadinya kericuhan saat demo. Karena saya yakin yang melakukan pengerusakan bukan mahasiswa dan pelajar, namun ada kelompok lain yang sengaja memprovokasi,” tambah Kapolda.

Saya berharap, setelah ratusan pelajar ini kita serahkan dan kembalikan ke orang tua. Mereka bisa dilakukan pembinaan lebih baik dan diberi nasehat. Selain itu, Polda juga telah melakukan Rapid Test dan Swab Test terhadap ratusan orang yang sudah diamanakan. Hal ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19.

“Saya harap orang tua nanti bisa memberi nasehat kepada anak anaknya, agar tidak ikut dalam aksi apapun jika memang tidak mengerti maksud dan tujuannya. Selain itu, kita lakukan rapid dan swab sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19,” Pungkas orang nomor satu di Polda Jatim ini.

Setelah menemui ratusan orang tua, Kapolda membagikan masker dan vitamin kepada orang tua pelajar.(kuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *