Semarak HUT ke-79 RI Karnaval Desa Ngadipiro, ‘RA Al-Azhar’ Perkenalkan Budaya dan Siar Dakwah Melalui Pewayangan

Nganjuk,rednews.co.id Dalam semangat kemerdekaan , Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, menggelar karnaval yang meriah untuk memperingati HUT ke-79 RI pada hari Sabtu, 7 September 2024.

Iring-iringan peserta yang mengenakan berbagai kostum, mencerminkan budaya dan tradisi lokal. Berbagai kelompok dari anak-anak hingga orang dewasa berpartisipasi, menampilkan tarian, musik, dan seni pertunjukan yang mencerminkan semangat kemerdekaan.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian masyarakat adalah penampilan kreatif dari siswa-siswi RA Al Azhar, yang mengenakan kostum tokoh pewayangan.

Meski terik matahari menyengat, semangat anak-anak berusia 3 hingga 5 tahun ini tak kunjung padam. Dengan riang gembira, mereka melangkah penuh percaya diri, menampilkan keindahan budaya wayang sambil menyisipkan nilai-nilai Islam dalam setiap gerakan. Karnaval ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga sebuah upaya untuk melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan tokoh-tokoh Islam, termasuk wali songo, dalam siar dakwah kepada masyarakat luas.

Kepala RA Al Azhar, Asna Zuktifa, , menegaskan pentingnya mengenalkan tokoh-tokoh Walisongo dalam siar dakwah agama Islam kepada generasi muda. Dalam sebuah kegiatan karnaval yang diadakan ini, sebanyak 50 murid RA Al Azhar berpartisipasi dalam acara tersebut dengan antusias

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan budaya pada anak-anak sejak dini,” ujar Asna.

Ia menambahkan bahwa mengenalkan tokoh Walisongo, yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Indonesia, dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dalam memahami dan menghayati ajaran agama.

“Dengan mengenalkan sejarah dan budaya, kami berharap anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga mencintai warisan budaya bangsa,” tambah Asna.

Dengan semarak dan kreativitas yang ditampilkan dalam karnaval ini, Desa Ngadipiro tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mewariskan budaya dan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.   * AG3 *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *