Madiun,rednews.co.id-Wakil Bupati Kabupaten Madiun H. Hari Wuryanto, SH, M.Ak, kembali melakukan monitoring terhadap proyek konstruksi tahap 7 tahun anggaran 2023 pada Rabu 13 September 2023.
Dalam kunjungannya, Pak Wabup yang akrab dipanggil Mas Hari memastikan bahwa berbagai proyek konstruksi yang tengah berlangsung berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Beberapa proyek konstruksi yang menjadi fokus pengawasan Wabup H. Hari Wuryanto, kali ini antara lain adalah Pembangunan Ruang Rawat Inap (2 Lantai) RSUD Caruban, Rehabilitasi Jalan Ruas Perkotaan Caruban Jl. Manyar Caruban,
Pembangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Rehabilitasi jalan ruas perkotaan Caruban Jl. MT Hariono dan Jl. Panjaitan,
Rehabilitasi Saluran drainase dan Trotoar Jl. Panglima Sudirman,
Pekerjaan konstruksi revitalisasi Sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Caruban,
Pekerjaan konstruksi Pembangunan pagar di SMPN 2 Balerejo,
Penanganan Long Segment jalan ruas Muneng – Kenongorejo, dan terakhir rehabilitasi penahan tebing kali Notopuro Ds.Kedungbanteng.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto tidak hanya memantau progres fisik proyek, tetapi juga memberikan saran-saran yang konstruktif kepada pelaksana proyek. Dalam wawancaranya, Mas Hari mengungkapkan capaian Progres Proyek Kontruksi yang di tinjaunya. “Alhamdulillah, semuanya sudah sesuai dengan jadwal dan mudah-mudahan sesuai target waktu yang ditentukan tanpa mengesampingkan kualitas”, ujarnya.
Pak Wabup juga menyampaikan bahwa ada beberapa perubahan yang perlu dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas proyek harus tetap menjadi prioritas. H.Hari Wuryanto juga berbicara tentang progres proyek yang cukup menggembirakan. “Untuk progresnya, semuanya surplus, bahkan di atas progres dua persen. Mudah-mudahan ini bisa selesai sesuai target pada pertengahan atau awal bulan desember,” ungkapnya dengan optimis.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan tentang prediksi cuaca yang akan segera memasuki musim penghujan. “BMKG telah memprediksi bahwa musim penghujan akan segera datang. Oleh karena itu, atap proyek ini harus diselesaikan terlebih dahulu. Konstruksi untuk penyangga atap harus segera diselesaikan agar pekerjaan finishing dapat dilanjutkan tanpa hambatan. Paling tidak, pada bulan Oktober, atap harus sudah terpasang,” jelasnya.(Rd)

