Jombang, rednews.co.id- Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diikuti 13 sekolah SMP Negeri, dengan jumlah peserta 13 atlet putra dan 13 atlet putri selesai digelar,bertempat di aula 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang pada hari Kamis (2/6/2022)
Disampaikan oleh Ketua Kopel Cabor Karate Rizky Novitasari, S.Pd hasil seleksi O2SN tingkat kabupaten ini selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus mendatang, sedang tingkat nasional pada September 2022. Pada gelaran tahun 2021 lalu wakil dari Kabupaten Jombang berhasil menjadi juara 1 nasional, kelas Kata.
Seleksi dilakukan dihadapan Wasit Juri dan direkam dalam video, untuk kebutuhan virtual. Selanjutnya, hanya dua atlet terbaik akan dikirim ke tingkat lebih tinggi. Akan tetapi, pada seleksi kali ini diambil Juara I sampai Juara Harapan III.
Untuk tim putri Juara I diraih wakil dari SMPN 2 Jombang, Aqila Aurelia Ramadhani dengan point 22, 2 .Juara II Abidah Azzahra (SMPN 1 Mojowarno) mengumpulkan point 21,4. Juara III Salsabilla Putri Nugroho (SMPN 2 Jombang) memperoleh point 20,4.
Juara harapan I Queen Bilqis (SMPN 1 Jombang point 17,6), Harapan II Alexandria Dilly Okta (SMPN 1 Mojowarno point 17,2), Harapan III Shavira Andini (SMP DU Peterongan point 16,6).
Sedangkan kategori putra keluar sebagai Juara I Ahmad Algebra Alexander dari SMPN 2 Jombang, Juara II Diwan Eprian Amrulloh (SMPN 2 Mojoagung) dan Juara III Arka Nur Rakhman (SMPN 2 Jombang). Harapan I Firman Adi Nugraha (SMPN 2 Tembelang), Harapan II Rifat Athallah Hafidz (SMPN 2 Jombang), Harapan III M Mada Putra (SMPN 1 Jombang)
Dua atlet Alvina Dinda Ardika (SMPN 1 Mojoagung) dan Syifa Fauziah (SMPN 2 Mojoagung) didiskualifikasi dan mendapat nilai nol.Keputusan tersebut diambil oleh lima orang Wasit Juri berlisensi nasional (Aditya Harja, Nur Hayati, Tito Kadar Isaman, Beny Gunawan, Suwigyo) .lantaran atlet yang tampil saat laga di kelas Kata (kerapian gerak) tersebut salah fatal dalam melakukan urutan gerak.
“Gerak penghormatan dalam setiap penampilan gerakan Karate, baik kelas Kata maupun kelas Kumite, wajib diawali dengan penghormatan. Demikian pula saat akhir menutup penampilan, harus ditutup dengan penghormatan oleh atlet yang tampil.
Gerakan penghormatan wajib, karena merupakan unsur penilaian,” tandas Aditya Harja Nenggar, M.Pd yang bertindak sebagai Ketua Koordinator Wasit-Juri pada pelaksanaan seleksi peserta O2SN.

