Bojonegoro,rednews.co.id.– Video mirip anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro viral di media sosial (medsos). Viralnya video tersebut lantaran lelaki yang mirip wakil rakyat itu sedang memangku wanita berpakaian seksi.
Kali pertama, video tersebut diunggah oleh akun tiktok @sihta**. Dalam postingannya, akun tiktok tersebut baru mengunggah tiga video terkait dugaan anggota DPRD Bojonegoro yang sedang memangku wanita itu. Kemudian diikuti oleh beberapa akun Instagram lain.
Namun, tidak lama pemilik akun tiktok @sihta** menghapusnya. Tiga video yang diunggah sekarang sudah tidak ada dan dalam akun tersebut hanya tinggal satu postingan. Satu postingan, berisi permintaan maaf dan klarifikasi bahwa postingan sebelumnya hanya editan.
“Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, terkait video yang sempat viral. Itu hanya editan semata dan kekhilafan. Tidak usah diperbesar dan tidak usah disebar luaskan. Terimakasih,” berikut bunyi postingan yang tersisa,dikutip dari kabar berita online beredar.
Menanggapi hal ini,Sutikno Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bojonegoro menjelaskan kepada awak media lewat selulernya,”Kemarin setelah viralnya video tersebut di media online dan cetak, saya langsung panggil untuk melakukan verifikasi apa sebenarnya yg terjadi,”terang anggota DPRD dari PKB tersebut, jum’at (28/04/2023).
Selanjutnya penjelasan Kang Tikno (sapaan akrabnya), bahwa setelah menerima klarifikasi kepada yang bersangkutan:
Mohon maaf atas kegaduhan yg terjadi sehingga dpt menimbulkan pencemaran marwah institusi DPRD Bahwa video yg ada di tik tok tsb tidak benar adanya open BO, itu hanya settingan, “ujarnya.
Lebih lanjut, “Bahwa video tersebut adalah vedio yg di edit, sesuai klarifikasi yang dikuatkan bersangkutan dan pengunggah selang 3 jam dan akun tersebut merupakan akun palsu, ” jelasnya.
Kang Tikno menuturkan, Kemarin tgl 27 April 2023 jam 9, yang bersangkutan hadir secara langsung untuk mengklarifikasi apa yang terjadi yg sebenarnya. Dan ke BK untuk memberikan klarifikasi bahwa berita yang sudah beredar itu tidak benar, dan video tersebut bukan anggota fraksi kami,”pungkasnya.
(red)
By. Najibredbjn

