Kadinkes Kota Kediri dr. Fauzan, Perkuat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Antisipasi Lonjakan COVID-19

Kadinkes Kota Kediri dr. Fauzan, Perkuat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Antisipasi Lonjakan COVID-19

KOTA KEDIRI, rednews.co.id Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan saat ini tengah mempersiapkan antisipasi gelombang ketiga Covid-19. Beberapa langkah dilakukan untuk antisipasi adanya lonjakan kasus gelombang selanjutnya. Salah satunya adalah dengan penguatan sarana prasarana Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) di Kota Kediri pada Minggu Sore, (03/10/2021).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan bahwa, “Kami tengah mempersiapkan beberapa kebijakan untuk antisipasi adanya lonjakan. Kebijakan ini diambil dari hasil evaluasi gelombang Covid pada Juni lalu. Diharapkan dengan adanya beberapa persiapan ini dapat meminimalisir resiko yang ditimbulkan dari lonjakan kasus, ” terangnya.

Ia menambahkan, “Namun kami tetap berharap pada masyarakat Kota Kediri untuk menjaga 5M di manapun berada. Hal itu cukup menjadi dukungan bagi Pemkot Kediri dalam menangani Covid-19, ” ungkap Mas Abu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima, M.Kes dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa, saat ini Fasyankes di Kota Kediri tengah mempersiapkan penguatan sarana prasarana seluruh pendukung dari penanganan Covid-19.

Fauzan mengatakan, “Kami lakukan penambahan tempat tidur, fasilitas ICU Isolasi dan penyediaan obat-obatan. Selain itu, penyediaan APD, swab antigen dan PCR juga sudah kami siapkan,” terangnya.

Masih menurut Fauzan juga ia menyampaikan, untuk penambahan tempat tidur nantinya akan menyesuaikan jumlah kasus yang ada di Kota Kediri.

Mengenai langkah antisipasi ini, Fauzan juga menegaskan bahwa pandemi ini sudah ditetapkan sebagai bencana nasional. Sehingga dalam penanganan bencana, perencanaan persiapan menghadapi bencana menjadi suatu keharusan.

Ia menambahkan bahwa, “Pandemi Covid-19 itu tidak bisa diprediksi, jadi penambahan bed bukan berarti diprediksi lonjakannya tinggi. Tapi hanya semata-mata persiapan dan berdasarkan hasil evaluasi lonjakan kasus pada bulan Juli – Agustus kemarin, ” demikian ungkapnya.

Perlu diketahui untuk saat ini, menurut data Dinas Kesehatan Kota Kediri, tersedia 331 bed isolasi yang terdapat pada 11 rumah sakit di Kota Kediri. Di antaranya terisi 14 bed atau kisaran 4% bed occupation rate. Selain penguatan dari fasyankes untuk antisipasi COVID-19 gelombang selanjutnya, tentu hal ini juga dapat ditekan dengan dukungan sepenuhnya dari masyarakat Kota Kediri (yok).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *