Bojonegoro,rednews.co.id.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) pada umumnya bertugas terkait dengan penanganan bencana yang terjadi disebabkan oleh alam. Namun di Pemerintah Bojonegoro tidak hanya menangani bencana alam, bahkan pun orang tenggelam juga menjadi tugasnya.Pasalnya sepekan ini disibukkan dengan pencarian orang tenggelam yang penanganannya harus siaga 24 jam sejak Selasa ( 9/1/2023).Hal tersebut atas informasi yang langsung disampaikan warga.
Menurut penelusuran awak media RedNews saat bertemu dengan salah satu warga selaku keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan terkait kronologi awal kejadian bencana tersebut. Pihaknya mengatakan sekira pukul 01.00 korban bernama Parmi 40 tahun, perempuan warga desa Jelu RT.11/RW.03 kecamatan Ngasem tidak berada di rumah. Karena hal tersebut keluarganya segera mencarinya dengan minta bantuan warga sekitar., namun alhasil korban tidak ditemukan. Namun selang 1 jam dalam pencarian sekira pukul 02.00 warga menemukan sandal korban ditemukan di jembatan dengan posisi sandal menghadap sungai,tuturnya.Atas kejadian itulah warga masyarakat memberikan info orang hilang kepada Dinas BPBD yang juga sebagai SAR di Kabupaten Bojonegoro.
Dengan adanya laporan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD7) Bojonegoro melakukan upaya penanganan dengan mendatangi lokasi kejadian ,bersama potensi SAR gabunga. Setelah dilakukan pencarian korban dalam kurun waktu H+3 korban baru di ketemukan mayatnya ,sudah mengapung di atas air sungai.
Ardian selaku Kadin BPBD Bojonegoro menjelaskan, jenazah di ketemukan SRU 1 sekira pukul 10.30 wib.dan berhasil dievakuasi sekira pukul 10.40 wib.dengan jarak radius -+ 3 km dari TKP. Dan selanjutnya jenazah langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarganya guna dilaksanakan pemakaman oleh pihak keluarga,terangnya.
Ardian juga mengatakan, dirinya sangat berterimakasih kepada warga masyarakat dan semua elemen yang turut membantu dalam pencarian hingga sampai ditemukannya korban laka air.” Saya ucapkan terimakasih kepada warga masyarakat dan pihak pihak ,antara lain dari tim BPBD ,Basarnas ,TNI ,SatPol PP ,Puskesmas ,SAR MTA ,LPBI NU ,Dan perangkat desa Jelu yang telah bersinergi dan bahu membahu dalam pencarian korban tenggelam.,” Pungkasnya. ( Njb)

