JOMBANG.rednews.co – Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayatmengatakan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) mendatang.
Baik itu berupa pendataan, pemetaan (maping) potensi kerawanan, patroli, imbauan dan kegiatan-kegiatan Polisi lainnya.Salah satunya pendataan jumlah gereja, yang akan digunakan umat Nasrani untuk misa Natal.
Kapolres AKBP Moh. Nurhidayat saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, pihaknya berkomitmen menjaga kondusivitas kabupaten Jombang sukses selama Nataru.
“Polres Jombang untuk mengantisipasi situasi kamtibmas yang kondusif pada akhir tahun kami melaksanakan operasi Natal Tahun Baru (Nataru ) .Untuk tahun ini kami menyiapkan anggota kurang lebih 326 anggota aktif yang akan turun ke lapangan dengan kesiagaan on call dengan seluruh sisa anggota kami. ,” Kata Moh. Nurhidayat kepada wartawan. Kamis (15/12).
Selain itu, persiapan juga diwujudkan dalam pengecekan sarana dan prasarana penunjang pengamanan milik personel. Khususnya personel yang diterjunkan di lapangan.
“Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi juga pada level Polda dan juga untuk level Kabupaten , kami juga mengundang stake holder eksternal baik dari Pemkab dan TNI dan juga organisasi masyarakat yang selama ini mendukung kamtibmas di wilayah Jombang,” imbuh Moh Nurhidayat kepada wartawan. Kamis (15/12).
Ditanya rencana pengamanan dan operasi jelang Nataru, polres akan mendirikan pos pam di titik-titik yang dinilai strategis. Mulai dari kawasan rawan kemacetan sekitar kecamatan Ploso , Mojoagung dan Bandarkedungmulyo dan seluruh Gereja di Kabupaten Jombang.
“ Untuk antisipasi kemacetan di tiga titik rawan kemacetan yakni di Kecamatan Ploso, Mojoagung dan Bandarkedungmulyo kami sudah mempersiapkan Pos pelayanan dan Pos pengamanan , kemudian untuk pengamanan kegiatan keagamaan khususnya rekan-rekan dari Kristiani sebelumnya Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus gereja, kurang lebih ada 135 kegiatan yang sudah berjalan dari hari kemarin untuk SOP (standart operasional prosedur) pengamanannya. Termasuk melibatkan pemuda gereja. Nanti juga akan ada gelar pasukan pengamanan Nataru bersama pihak-pihak terkait,” beber Moh.Hidayat
Sementara itu, pengamanan jelang Nataru 2022 – 2023 akan digelar untuk mencegah pelanggaran pidana yakni penggunaan petasan dan bahan peledak . Selain itu pengamanan Nataru juga difokuskan pada antisipasi pelanggaran lalu lintas. “Kami menghimbau kepada elemen masyarakat untuk mengindari pelanggaran pidana seperti penggunaan petasan dan bahan peledak , selain itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari pelanggaran lalu lintas guna kenyamanan kegiatan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru ” ungkap Moh.Hidayat. (Beny)

